Sopir Bus Bertuliskan PO Haryanto Diduga Ugal-Ugalan Hingga Terjadi Kecelakaan, Owner PO Haryanto : “Maaf, itu bukan bus saya.”
2 mins read

Sopir Bus Bertuliskan PO Haryanto Diduga Ugal-Ugalan Hingga Terjadi Kecelakaan, Owner PO Haryanto : “Maaf, itu bukan bus saya.”

KAB. BATANG, JAWA TENGAH – Minggu sore tanggal 15 Maret 2026 yang seharusnya tenang di Tol Trans Jawa berubah menjadi arena derby karambol raksasa di KM 361+600. Namun, drama sebenarnya baru dimulai saat H. Haryanto melihat foto bus bernopol S 7428 UN tersebut. Pak Haji Haryanto langsung mengeluarkan pernyataan klasifikasi tingkat tinggi. Baginya, melihat bus PO Haryanto tanpa gambar Wayang dibodinya itu ibarat melihat Gunung Merapi tanpa asap: Mustahil dan Tidak Sah secara Estetika.

Mohon maaf “Itu bukan bus saya! Lihat baik-baik, mana logonya? Kalau nggak ada Wayang-nya, itu berarti bus yang kehilangan identitas, bus itu bukan milik saya!” ungkap pak Haryanto dengan nada yang tegas namun elegan (inti sari dari pertanyaannya begitu).

Kondisi Bus setelah sopirnya diduga ugal-ugalan. Photo : Ist

Kecelakaan yang melibatkan sebuah bus dengan nama “Haryanto” di ruas Tol Batang pada Minggu (15/03/2026) ramai diperbincangkan publik. Insiden tersebut dilaporkan menyebabkan tabrakan beruntun dengan lima kendaraan lainnya.

Menanggapi hal itu pemilik PO Haryanto Kudus, Haji Haryanto, angkat bicara untuk meluruskan informasi yang beredar agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Haji Haryanto menegaskan bahwa bus yang terlibat dalam kecelakaan tersebut bukan milik perusahaannya. Ia menjelaskan bahwa bus tersebut berasal dari PO Haryanto yang berbasis di Jawa Timur, yang menggunakan pelat nomor dengan kode “S”.

Menurutnya, bus milik PO Haryanto Kudus memiliki ciri khas tersendiri, yakni terdapat logo Menara Kudus dan gambar wayang pada bodi kendaraan, serta umumnya menggunakan pelat nomor “B” atau “K”.

Meski demikian, Haji Haryanto mengungkapkan bahwa pemilik bus yang mengalami kecelakaan tersebut merupakan agen tiketnya yang berada di Madiun. Ia pun tetap mengingatkan seluruh pengemudi di bawah naungan PO Haryanto Kudus agar selalu mengutamakan keselamatan.

“Semua sopir harus berhati-hati, tidak ugal-ugalan, dan tetap memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang dengan ramah,” tegasnya.

Bus yang diduga Sopirnya ugal-ugal. Photo : Ist

Ia juga menambahkan bahwa imbauan tersebut semakin penting, terutama menjelang arus mudik Ramadan, di mana mobilitas masyarakat meningkat signifikan.

Secara teknis birokrasi, Pak Haji menegaskan bahwa armada miliknya adalah “Wayang on Wheels.” Jika ada bus bertuliskan namanya tapi polos seperti pipi bayi, maka itu dianggap sebagai glitch dalam simulasi transportasi Jawa Tengah.

Bagi para Bismania, bus ini kini berstatus sebagai “The Ghost Bus of Batang.” Fakta: Pak Haji Haryanto sudah klarifikasi (dan tidak ada logo Wayang sebagai identitas asli dari PO miliknya).

 

Jurnalis : Raja Aprilia
Editor : Gusti Karlina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *